<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1245031379700170007</id><updated>2011-11-30T22:06:33.944-08:00</updated><title type='text'>Hening</title><subtitle type='html'>blog pang lelie</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://yabegitulah.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1245031379700170007/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabegitulah.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Pang Lelie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09841189302089589272</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>9</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1245031379700170007.post-618667564634545593</id><published>2011-03-23T23:48:00.000-07:00</published><updated>2011-03-24T00:14:56.661-07:00</updated><title type='text'>KECIL TETAPI SANGAT BERHARGA</title><content type='html'>Berawal dari hanya sebutir biji berwarna keemasan, pipih lonjong .kasar saat diraba dengan jemari tangan. Ia kemudian dibenamkan ke dalam lumpur berair banyak di tanah yang telah digemburkan. Dibenamkan hingga beberapa hari kemudian.. Tumbuhlah tunas berwarna hijau muda, perlahan makin tinggi dan menjadi hijau tua.&lt;br /&gt;Petani mencabut benih keemasan yang kini bertunas dengan segenap harapan. lalu mempersiapakan lahan dengan bajak ditariki sepasang kerbau jantan!&lt;br /&gt;Sang istri membantu mengatur jarak benih dengan sepenuh cinta pada pekerjaannya .bahu membahu mereka menyemaikan tunas benih di hamparan tanah terbajak,. Bau lumpur menyatu dengan tangan mereka yang kasar. Diterpa surya pagi yang menyapa dengan sinar cemerlang!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awal perjalanan benih menuju keberhasilan pun dimulai. Petani merawat tunas muda dengan bermacam usaha. Menyiangi rerumputan disekitar sampai menaburi pupuk agar tunas tumbuh makin subur. Lumpur menguap disinari matahari garang, tunas yang semakin tinggi bergoyang lembut ditiup angin padang. Cinta dan sayang petani dibalas sang benih dengan kesuburan. Beberapa bulan kemudian.... dari pucuk tumbuh berjuntai bulir-bulir kehijauan. Rapat, padat dan beraturan. Seiring waktu berjalan.. benih hijaupun berubah menjadi keemasan. Gemuk, padat, dengan jumlah yang tidak terhitung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pokok kemudian merunduk sebab bulir keemasan semakin padat dan gemuk. Ia merunduk makin dalam seakan memberi hormat pada bumi yang menumbuhkan. Pada petani yang menanam, pada kasih sayang dan kesetiaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan wajah sumringah, petani menikmati hasil kerja mereka. Benih kecil kini bertumpuk begitu banyak. Panen sangat memuaskan. Lumbung segera disiapkan. Bulir-bulir keemasan gemeresik dalam genggaman. Ia kemudian di remas dengan penumbuk manual atau mesin. Selimut emasnya runtuh berbarengan dengan bunyi lesung atau mesin modern. Wajahnyapun berubah, kini ia pitih kemilau. Berdesakan, bernyanyi riang" Kami berhasil, kami bukan lagi benih, tetapi kami sudah menjadi beras!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beras, menjadi konsumsi utama jutaan orang. Setealh ditanak menjadi nasi lezat penguat badan.&lt;br /&gt;Keterampilan manusia menjadikan beras menjadi nasi dengasn banyak sebutan. Ada nasi goreng, nasi uduk, nasi tim, nasi langi, nasi kuning, nasi begana, nasi ..banyak sekali predikat menyertai nasi. Apapun namanya..hampir semua manusia menyuakainya! Tetapi...apakah mereka tahu dari mana asalnya? Tanpa petani yang giat menabur benih dan bekerja giat di sawah , bermandi lumpur dan terpanggang matahari serta dikerubi lintah, masihkah ada nasi di meja makan kita? Renungkanlah!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1245031379700170007-618667564634545593?l=yabegitulah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabegitulah.blogspot.com/feeds/618667564634545593/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yabegitulah.blogspot.com/2011/03/kecil-tetapi-sangat-berharga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1245031379700170007/posts/default/618667564634545593'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1245031379700170007/posts/default/618667564634545593'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabegitulah.blogspot.com/2011/03/kecil-tetapi-sangat-berharga.html' title='KECIL TETAPI SANGAT BERHARGA'/><author><name>Pang Lelie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09841189302089589272</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1245031379700170007.post-1929930241260563441</id><published>2011-03-11T02:23:00.000-08:00</published><updated>2011-03-11T02:44:22.165-08:00</updated><title type='text'>BENCANA</title><content type='html'>Bumimini makin tua dan rapuh&lt;br /&gt;bebannya berlipat ganda semakin pebuh&lt;br /&gt;Isi perutnya terkuras terus menerus sepanjang waktu&lt;br /&gt;perut bumi digali, gunung dibelah, lautan dijelajah&lt;br /&gt;hanya untuk menguras material berharga ,demi ambisi manusi&lt;br /&gt;Firman Tuhan dijadikan dasar untuk "Menguasai" bumi&lt;br /&gt;tanpa rasa bersalah..tanpa rasa bersalah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika gunung menggeram memuntahakn amarah&lt;br /&gt;saat laut bergelora menyerukan geram&lt;br /&gt;saat bumi merintih kelelahan dan kesakitan,&lt;br /&gt;tangisan manusia bergaung, memekik pilu&lt;br /&gt;tak kuasa menahan murka alam yang kelelahan sarat beban!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknologi, kecerdasan dan ambisi menguasai dalam diri manusia&lt;br /&gt;ternyata tak mampu menahan apalagi mencegah bencana&lt;br /&gt;Kendati manusia mengaku sebagai penguasa dan lancang serta angkuh&lt;br /&gt;merobek,mencabik, menguras dan memeras bumi tanpa pernah puas&lt;br /&gt;mereka tak berdaya saat tiba-tiba&lt;br /&gt;Tsunami melanda. gunung meledak, bumi terbelah. Ah.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hening sunyi paska bencana&lt;br /&gt;mari merunduk dan menyerah&lt;br /&gt;seraya mengaku kepada Tuhan san pencipta&lt;br /&gt;Ya Allah, ampunilah dosa -dosa kami manusia serakah.&lt;br /&gt;Sebab sesungguhnya kami manusia hanya mahluk fana&lt;br /&gt;yang hari ini gagah ,besok hanya debu saja.&lt;br /&gt;KepadaMu Tuhan kembali kami menyembah&lt;br /&gt;mau menjadi mitra Allah dalam menjaga&lt;br /&gt;Agar bumi indah ini tidak binasa&lt;br /&gt;karena kejumawaan kami semata!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11 Maret 2011, saat Tsunami menghantam Jepang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1245031379700170007-1929930241260563441?l=yabegitulah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabegitulah.blogspot.com/feeds/1929930241260563441/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yabegitulah.blogspot.com/2011/03/bencana.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1245031379700170007/posts/default/1929930241260563441'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1245031379700170007/posts/default/1929930241260563441'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabegitulah.blogspot.com/2011/03/bencana.html' title='BENCANA'/><author><name>Pang Lelie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09841189302089589272</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1245031379700170007.post-8187294865659816657</id><published>2011-03-04T23:04:00.000-08:00</published><updated>2011-03-04T23:25:04.296-08:00</updated><title type='text'>PERBEDAAN USIA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-zs3Vd36C4W4/TXHhSd7X5kI/AAAAAAAAABU/ZxIu4kUe6g4/s1600/Snapshot_20101222_2.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-zs3Vd36C4W4/TXHhSd7X5kI/AAAAAAAAABU/ZxIu4kUe6g4/s320/Snapshot_20101222_2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5580489120676308546" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Seakan baru kemarin mereka memakai popok dan cuma bisa menangis. Lapar menangis. Basah,menangis. Minta digendong, menangis, kepanasan atau kedinginan menangis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu... setelah menjadi anak-anak, mereka bertengkar. Yang lebih kecil menangis mengadu tak diajak main.  Sang kakak merasa tidak pantas bermain permainan anak-anak. Komunikasi mereka tidak nyambung. Maklum selisih usia empat tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang lebih besar lebih suka bermain dengan sang kakak, mereka merasa sebaya kendati selisih usia tiga tahun. Maklum...empat tahun sulit memahami siusia delapan dan sebelas tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si adik sering ngambek. Nenek turun tangan menengahi. Ya..pasti yang besar dimarahi. Disuruh mengalah. Maka...sambil cemberut kedua kakak menuruti nasehat nenek. Sambil mengumpat dalam hati:"Hm pilih kasih".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Permianan bocah, dimainkan setengah hati. Dampaknya ada saja yang menangis, e..e.. jadi bayi lagi?&lt;br /&gt;Kedua kakak kembali dimarahi. Kesal..akhirnya pamitan pulang ke rumahnya sendiri. Si kecil pun menangis sedih..hu..hu..mau ikut sang kakak.... Kasihan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihat..waktu berlalu begitu cepat. Melesat bagai kilat. Si kecil berubah besar, pandai dan bisa menyamai gaya sang kakak. Maka...mereka kini asyik ngobrol bersama, bertukar informasi, berbagi cerita dan saling menyayangi seperti sang adik dan kakak dalam keluarga! Ya..begitulah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku, sepuluh tahun lebih muda dari suamiku. Jika ia mengenalku sebagai bayi..sementara umurnya sudah sepuluh tahun..hm, masihkah ia menyuntingku jadi istrinya?&lt;br /&gt;Kini kami sama-sama jadi tua. Kendati berbeda usia, cukup banyak malah. tetapi...ya..awet juga. Ya, begitulah!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1245031379700170007-8187294865659816657?l=yabegitulah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabegitulah.blogspot.com/feeds/8187294865659816657/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yabegitulah.blogspot.com/2011/03/perbedaan-usia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1245031379700170007/posts/default/8187294865659816657'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1245031379700170007/posts/default/8187294865659816657'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabegitulah.blogspot.com/2011/03/perbedaan-usia.html' title='PERBEDAAN USIA'/><author><name>Pang Lelie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09841189302089589272</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-zs3Vd36C4W4/TXHhSd7X5kI/AAAAAAAAABU/ZxIu4kUe6g4/s72-c/Snapshot_20101222_2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1245031379700170007.post-1740047505746919535</id><published>2009-05-12T02:53:00.001-07:00</published><updated>2009-05-12T02:53:36.837-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1245031379700170007-1740047505746919535?l=yabegitulah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabegitulah.blogspot.com/feeds/1740047505746919535/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yabegitulah.blogspot.com/2009/05/blog-post.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1245031379700170007/posts/default/1740047505746919535'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1245031379700170007/posts/default/1740047505746919535'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabegitulah.blogspot.com/2009/05/blog-post.html' title=''/><author><name>Pang Lelie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09841189302089589272</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1245031379700170007.post-4922648800867472255</id><published>2009-05-12T02:16:00.001-07:00</published><updated>2009-05-12T03:17:21.719-07:00</updated><title type='text'>PEREMPUAN-PEREMPUAN...DI...</title><content type='html'>&lt;em&gt;Bunda,&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;menjelang malam,saat semua temaram,aku makin tenggelam, dalam duka sarat beban.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Dulu...&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;dalam dekapmu,aku selalu aman, kidung pujimu,merdu merayu menyejukan, mengantarku tidur, tersenyum dalam tentram.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Sayupku dengar doamu tulus, agar hidupku lurus, bersih di jalan benar, tunduk kepada ajaran Tuhan.Aku sangat teramat b a h a g i a!&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Bunda,&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;menjelang malam, saat makin temaram, aku semakin jauh tenggelam, dalam duka sarat beban.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Kini.....&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;aku sendirian,terbuang dari keramaian, takut membalut diri, gemetar dalam sedih, aku tidak tahu lagi siapa diriku kini!&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Kendati sesal menggumpal,marah mengental, aku tak berani...menolak "dia" yang ada dalam rahimku kini.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Dia.seorang calon bayi manusia, yang kan lahir ke dunia tanpa ayah, tak punya nama keluarga,kendati hadirnya diawali cinta asmara.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;orang-orang akan melihatnya sebagai buah dosa,melihatnya sebagai aib keluargka bunda.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Bunda,&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;aku rindu kidung pujimu, aku rindu doa-doamu,aku kini ketakutan, sendirian, kesepian dan berharap....masih adakah jalan bagiku untuk pulang? Ke mana aku harus berpaling? Adakah hari terang bagiku besok?&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;..................................................................................................................................................................&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Mama,&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;menjelang dini hari, saat semua orang terbuai mimpi, bergelung dalam dekapan selimut kasih, aku berada dalam taksi,menyusuri jalan sepi, menuju tempat di mana harga diri dapat dibeli!&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;ya..dapat dibeli!&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;sungguh ironi,disini.....&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;di kota penuh mimpi, di kota kaya fantasi, di kota semua aksi,aku tinggal, aku bekerja,aku melayani para suami penghianat istri,para lelaki hidung belang, para lajang kesepian. Bukan. Aku bukan membalas dendam, bukan aku bersenang riang.tetapi........&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;karena kini aku tak tahu lagi jalan untuk pulang, sebutanku kini wanita jalang!&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Mama,&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Mimpi kita bersama,punya rumah mungil di pinggir kota,pekarangan ditanami aneka bunga. Saat langit biru cerah...........kita duduk di beranda. Aku bergelung manja, sambil mendengar cerita mama, tentang kasih Tuhan, tentang pahlawan iman, tentang kita yang hidup bahagia!&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;mama, &lt;em&gt;aku seakan rasakan lembut usapan tanganmu di kepalaku. Ach...alangkah indahnya merenda hidup seperti itu!&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;mama,&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;air mataku menetes di pipi,dari jendela taksi....menjulang tinggi kubah masjid, melangit angkuh menara gereja, sayup ku dengar dentang loncengnya,memanggil umat untuk berdoa.Tiba-tiba....aku seakan sudah berada dalam rumah impian kita.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Cintaku pada mama, baktiku untuk mewujudkan impian kita, sungguhkah harus seperti ini?&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Tuhan,masih dapatkah aku berdoa...meminta ampun atas semua dosa?&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1245031379700170007-4922648800867472255?l=yabegitulah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabegitulah.blogspot.com/feeds/4922648800867472255/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yabegitulah.blogspot.com/2009/05/perempuan-perempuandi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1245031379700170007/posts/default/4922648800867472255'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1245031379700170007/posts/default/4922648800867472255'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabegitulah.blogspot.com/2009/05/perempuan-perempuandi.html' title='PEREMPUAN-PEREMPUAN...DI...'/><author><name>Pang Lelie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09841189302089589272</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1245031379700170007.post-3451895438470888780</id><published>2009-05-09T19:16:00.000-07:00</published><updated>2009-05-09T19:35:41.567-07:00</updated><title type='text'>KOMPETISI</title><content type='html'>Seorang anak balita mengguligkan diri, menjerit sambil menangis&lt;br /&gt;Ia tak mau dibujuk oleh sang guru TK dan orang tua dengan kata-kata manis&lt;br /&gt;Raungannya menyatu dengan teriakan marah" Aku mau piala!" berulang diucapkan&lt;br /&gt;Ternyata, ia tidak dapat menerima kenyataan dirinya kalah dalam kompetisi berbusana Kartini&lt;br /&gt;Sungguh kasihan.....wajah mungilnya sudah didandani mirip artis&lt;br /&gt;Kebaya dan kain batik, membungkus tubuhnya kini lusuh tak karuan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumah sakit jiwa katanya kini lebih banyak dikunjungi pasien&lt;br /&gt;Maklum, banyak warga yang mendadak jadi linglung setelah gagal jadi anggota legislatif&lt;br /&gt;Kompetisi memperebutkan kursi di lembaga tinggi negara itu sudah terjadi&lt;br /&gt;Ternyata, kebolehan diri, tak diimbangi dengan realitas yang terjadi&lt;br /&gt;Bahwa jumlah kursi tak semembludak para kompetitor negri ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katanya kita ada di jaman globalisasi&lt;br /&gt;Dunia jadi kecil dan kompetisi makin ketat&lt;br /&gt;Krisis keuangan di negara adidaya, berimbas luas ke semua negara&lt;br /&gt;Yang kuat kini tidak seutuhnya jaya tanpa bantuan mereka yang dianggap lemah&lt;br /&gt;Maka.....jalan berkompetisi bukan untuk sembarang orang&lt;br /&gt;Jika mau berkompetisi, siapkan diri dan berangkat dengan bekal pengetahuan&lt;br /&gt;Jika ada yang menang, pasti ada yang kalah.&lt;br /&gt;Siapkah jadi pecundang? Atau.....kalah berarti kemenangan yang tertunda?&lt;br /&gt;Ya....begitulah!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1245031379700170007-3451895438470888780?l=yabegitulah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabegitulah.blogspot.com/feeds/3451895438470888780/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yabegitulah.blogspot.com/2009/05/kompetisi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1245031379700170007/posts/default/3451895438470888780'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1245031379700170007/posts/default/3451895438470888780'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabegitulah.blogspot.com/2009/05/kompetisi.html' title='KOMPETISI'/><author><name>Pang Lelie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09841189302089589272</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1245031379700170007.post-1075679575317704773</id><published>2009-02-27T17:56:00.000-08:00</published><updated>2009-02-28T00:25:52.440-08:00</updated><title type='text'>Sang Anak Raja</title><content type='html'>Harus diakui, banyak orang berjuang mati-matian untuk dapat masuk ke masyarakat kelas atas. Bermacam cara ditempuh. Dari meningkatkan kemampuan finansial, intelektualitas, skill, hingga meninggkatkan penampilan diri dengan membenahi bentuk tubuh, wajah, dsbnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita lihat, di masyarakat dalam dunia ini, ada bermacam komunitas. Dan salah satunya komunitas masyarakat kelas atas yaitu golongan keturunan ningrat dan bangsawan, Mereka mempunyai temapt special, kegiatan special dan acara special yang hanya bisa diikuti oleh anggota kelompok mereka sebagai komunitas khusus dengan kriteria khusus pula. Jika ada anggota baru yang dapat masuk ke situ, dipastikan karena rekomendasi dari salah satu anggota senior atau anggota yang sangat dihormati.Mereka dianggap layak melalui seleksi pribadi atau kelompok dan dianggap layak menjadi anggota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebanggan menjadi anggota komunitas kelas atas, membuat banyak orang berlomba -lomba berupaya sekuat tenaga menjalani pelbagai persyaratan termasuk membayar dengan harga yang sangat mahal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada seorang Anak Raja. Raja ini,penguasa alam semesta. Kaya raya, dan sangat berkuasa. Pada suatu kali, Dia keluar dari kerajaan Nya. Meninggalkan gemerlap kekuasaan Bapa. Pergi ke komunitas yang dianggap rendah. Jelata, mereka yang sudah miskin, cacat, dan tidak punya apa-apa. Ia masuki komunitas itu dengan bersahaja. Membuang jubah kebesaranNya dan menggantinya dengan pakaian kasar seperti mereka. Makan seperti mereka dan tidur dengan mereka. Ia tidak dikenali sebagai anak Raja. Kenapa? Karena penampilannya bukan seperti penguasa. Ia lembut, sabar, mau mendengar, dan penuh kasih pada mereka. Pelbagai kesulitan hidup mereka diatasinya. Komunitas jelata sengsara ini, jadi berubah. Mereka kini bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perubahan sikap hidup mereka dari tidak berpengharapan menjadi berpengharapan, mendorong komunitas kelas atas ingin memasuki komunitas mereka. Rupanya....kekayaan, popularitas diri, kekuasaan sebagi bangsawan, terasa hambar dan membosankan. Banyak kata-kata palsu, ke pura-puraan dan kebohongan..Di belakang, mereka sering saling iri hati, mau menjatuhkan harga diri satu sama lain dengan mencritak gossip murahan membandingkan kehebatan dan mengarang ceita bohong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mata tajam anak Raja ini...mata yang penuh kasih. Bukan mata menusuk penuh selidik. SenyumNya senyum tulus, bukan senyum palsu yang licik. Pembelaannya kepada yang tertindas, pembelaan jujur tanpa pamrih. Bukan untuk mencari keuntungan atau kebanggaan, apalagi mengundang tepuk tangan. Jadi, berduyun-duyun para kaum ningrat, bangsawan, meninggalkan komunitas asal mereka dan "turun" memasuki komunitas baru ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, ada sekumpulan orang degil yang marah. Mereka tidak suka melihat yang papa jadi sejahtera, yang sakit jadi sehat, yang menderita jadi gembira, yang putus asa jadi berpengharapan. Maka....mereka menggalang kekuatan, bersepakat dengan sesama manusia degil, membunuh sang Anak Raja. Mereka puas. Mereka telah mengembalikan komunitas rendah kembali jadi rendahan. Keagungan dan kehormatan serta kekuasaan, sekarang..kembali ke tangan mereka. Benarkah?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1245031379700170007-1075679575317704773?l=yabegitulah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabegitulah.blogspot.com/feeds/1075679575317704773/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yabegitulah.blogspot.com/2009/02/harus-diakui-banyak-orang-berjuang-mati.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1245031379700170007/posts/default/1075679575317704773'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1245031379700170007/posts/default/1075679575317704773'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabegitulah.blogspot.com/2009/02/harus-diakui-banyak-orang-berjuang-mati.html' title='Sang Anak Raja'/><author><name>Pang Lelie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09841189302089589272</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1245031379700170007.post-7948766051378850786</id><published>2009-02-22T19:57:00.000-08:00</published><updated>2009-02-23T06:18:58.689-08:00</updated><title type='text'>Anjing sahabat manusia! Manusia musuh anjing?</title><content type='html'>&lt;div align="left"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;Ketika aku masih delapan tahun, di rumah kami ada seekor anjing. Betina.Jadi kami namai dia Molli. Ibuku sangat menyayanginya. Aku kebagian tugas memberi Molli makan pagi dan sore. Molli lembut dan ramah. Warna bulunya coklat muda. Ia hanya bermain diseputar halaman rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;Musim kawin anjing, membawa keributan. Banyak anjing jantan berkeliaran, ribut sekali. Tetangga kami mulai terganggu. Jadi...Molli tak boleh lagi ada di halaman. Tetapi.........kami terlambat. Molli sudah hamil. Kami melihat perutnya makin besar. Kami menunggu dengan gembira, berapa kira-kira jumlah anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;Pada suatu malam......ada seseorang menyelinap ke halaman rumah kami. Molli menyalak keras. Kami terbangun dari tidur. Si pencuripun kabur. Kami tidak melihat wajahnya karena gelap.&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;Seminggu kemudian.....ada keributan besar. Ada seorang lelaki muda tetangga kami marah sekali. Ia berteriak-teriak lantang:"Bunuh..bunuh...anjing keparat itu sudah menggigit aku. Bisa gila jika kena gigit anjing. Ayo...keluar kamu ..lihat sini.! Atau mau kami hancurkan rumahmu!&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;Kami semua kaget. Untung....pegawai-pegawai pembelah kayu, memegang orag kalap itu. Akhirnya....dengan lemah lembut, ibuku menenangkannya, lelaki itu kami bawa ke dokter. Kami memberi uang juga sebagai kompensasi. Tetapi..........ia tidak puas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, keputusan jahat diambil. Mereka....tetanggaku itu menghasut semua orang yang menajiskan anjing, sepakat "merajam" molli. Kami sangat  sedih. Mereka menolak ketika kami berjanji mengungsikan Molli ke tempat yang jauh. Dengan sangat brutal,Molli yang malang ditimpuki batu-batu oleh segerombolan orang, sementara lehernya diikat dengan tambang yang besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;Saat penyiksaan berlangsung, kami menangis sambil berpelukan di dalam kamar. Aku dilarang ibu untuk keluar. Molli yang sedang hamil, mati mengenaskan. Berdarah...matanya terbuka. Kami menguburkannya di halaman luas pabrik beras tempat ayahku bekerja. Sejak itu kami tak lagi"berani " memelihara anjing!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;Belasan tahun kemudian, aku memelihara anjing. Suamiku suka pada anjing. Kami memungut bayi-bayi anjing dari tempat sampah, atau kebun kosong. Anak anjing yang kelaparan dan kotor, kami bawa pulang. Kami merawatnya dengan sayang. Anak-anakku bercanda dengan mereka. Mereka...ada yang mati karena tua....ada juga yang mati karena diracuni orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;Yang paling mengharukan dari para anjing kami itu, mereka dapat mengenali derum mobil kami, membedakan apakah itu derum mobil tetangga atau mobil anak-anak kami saat mereka berkunjung. Anjing peliharaan kami mengerti pembicaraan kami. Saat cucuku ulang tahun, ia ikut bergabung. Ekornya berkibas riang, jika kami pulang setelah seharian berpergian. Pendek kata, mereka seakan memahami perasan kami majikannya. Jika kami sedang sedih, mereka diam dengan manis di sudut kursi. Jika kami gembira, mereka menari melonjak-lonjak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;Celakanya....banyak orang suka pada anjing bukan cuma sebagai teman, tapi mau menyantap dagingnya. Jadi....ada yang tega menjerat anjing untuk memangsanya. Tragiskan? Anjing dianggap binatang galak menakutkan, jadi mitos makan daging anjing berbulu hitam mulus bisa menambah wibawa, menjadikan manusia pemangsa anjing penjaga rumah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;Anjing kami Bleki, dua kali lolos dari maut. Bulunya hitam berkilau. Badannya tinggi besar. Sosoknya gagah menakutkan. Ia penjaga rumah yang handal. Kami hampir tak pernah mengunci pintu pada malam hari. Bleki selamat ketika ia tertabrak mobil. Ia sembuh dari luka kecelakaan dan tetap gagah. Kemudian ada yang meracuninya. Ia selamat setelah kami rawat dengan air kelapa hijau. Sayang...........Bleki, harus mati ditangan penjarah daging anjing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia dibius lalu dilukai pada bagian kepala. Bleki terhuyung pulang ke rumah. Merintih sedih sebelum akhirnya menutup mata untuk selamanya. Kami menguburkan dia dengan duka. Apakah kami akan kapok untuk memelihara anjing? Tidak! Baru saja kami memungut Boni. Ia dibuang orang di kebun kosong. Bulunya hitam seperti Bleki. Saat ini boni sudah delapan bulan. Tidak besar seperti Bleki, tapi...penurut dan setia sama seperti anjing-anjing kami yang sudah tiada. Molli,Lehwa,Brown,Boy,Brandon, Geboi,Sipungut,Melli, dan Brandon yunior.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1245031379700170007-7948766051378850786?l=yabegitulah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabegitulah.blogspot.com/feeds/7948766051378850786/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yabegitulah.blogspot.com/2009/02/anjing-sahabat-manusia-manusia-musuh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1245031379700170007/posts/default/7948766051378850786'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1245031379700170007/posts/default/7948766051378850786'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabegitulah.blogspot.com/2009/02/anjing-sahabat-manusia-manusia-musuh.html' title='Anjing sahabat manusia! Manusia musuh anjing?'/><author><name>Pang Lelie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09841189302089589272</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1245031379700170007.post-8744103725549230879</id><published>2009-02-20T23:12:00.000-08:00</published><updated>2009-02-23T06:07:32.803-08:00</updated><title type='text'>Nostalgia</title><content type='html'>Empat puluh empat tahun yang lalu, dia cuma seorang remaja bertubuh kecil sekelas denganku. Bersepeda dari rumah ke sekolah di sebuah SMA negeri satu-satunya kala itu.&lt;br /&gt;Pakaiannya selalu rapih, maklum ia anak seorang guru.&lt;br /&gt;Di kelas, aku duduk persis di belakangnya, karena itu aku suka mengganggunya.&lt;br /&gt;Kadang ia kesal, lalu melotot dengan marah. Aku cuma tertawa.&lt;br /&gt;Kini......ia seorang menteri negara dari negeri berpenduduk ratusan juta jiwa&lt;br /&gt;Wajahnya kerap muncul di pelbagai TV swasta&lt;br /&gt;Ia menjadi tuan rumah ketika mantan ibu negara amerika bertamu sebagai Menlu&lt;br /&gt;Aku masih mengenali wajahnya sebab tiga tahun sekelas di SMA.&lt;br /&gt;Ya.....hidup manusia, siapa dapat memprediksi kisah lanjutannya?&lt;br /&gt;Aku sangat yakin....jika bertemu denganku, beliau pasti lupa, aku teman sekelas pengganggunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Empat puluh dua tahun yang lalu, ia perempuan tangkas yang gagah&lt;br /&gt;keluar masuk rumah orang sebagai tenaga buruh cuci dan strika&lt;br /&gt;Aku memperkerjakannya dan ia sangat betah&lt;br /&gt;Sebab.........kami menanggung makan mereka sekeluarga&lt;br /&gt;Tiga liter sehari beras ditanak, padahal aku cuma punya dua putra cilik usia tiga dan lima&lt;br /&gt;Kami tidak cerewet, sebab memang beras di rumah kami selalu ada.&lt;br /&gt;Ia menjadi tamu kami jelang lebaran tiba.&lt;br /&gt;Tubuh tambunnya terseok melangkah sambil membawa oleh-oleh tapai dan uli buatannya.&lt;br /&gt;Ditemani anaknya, menantu dan cucunya&lt;br /&gt;Aku terperangah...........Ia masih ingat mengunjungi kami setelah kami pindah rumah sekian lama.&lt;br /&gt;Lalu......tahun berikutnya...aku mendengar ia sudah tiada. Sakit sebentar saja, begitu kata anaknya.&lt;br /&gt;Ya.....manusia...........perjalanan hidup kami , siapa dapat memprediksinya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku kini, perempuan tua yang bahagia&lt;br /&gt;dikelilingi sembilan cucu, lima putra dan lima menantu perempuan jelita&lt;br /&gt;Mereka begitu berharga bagi diriku sekarang&lt;br /&gt;Kami tertwa, menangis,bercanda, dalam keyakinan nyata........&lt;br /&gt;Bahwa Allah selalu menyertai hidup kami tanpa kami dapat memprediksi apa jadinya&lt;br /&gt;Kami hanya punya iman, bahwa Tuhan sudah tahu...........setiap jalan hidup manusia&lt;br /&gt;Dan kami melakoninya dengan syukur,karya, kerja keras dan doa&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1245031379700170007-8744103725549230879?l=yabegitulah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabegitulah.blogspot.com/feeds/8744103725549230879/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yabegitulah.blogspot.com/2009/02/nostalgia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1245031379700170007/posts/default/8744103725549230879'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1245031379700170007/posts/default/8744103725549230879'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabegitulah.blogspot.com/2009/02/nostalgia.html' title='Nostalgia'/><author><name>Pang Lelie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09841189302089589272</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
